narazine Edisi 1

Pertarungan identitas di ruang kota semakin memanas akhir-akhir ini. Di edisi perdana pasca berganti nama, kami mengetengahkan kepada pembaca yang budiman tulisan-tulisan terkait masalah tersebut. Identitas (agama, suku, golongan) disebut-sebut sebagai penyeba... Selengkapnya...

Editorial Spätkapitalismus Edisi ke-1

Cikal Bakal Kata kuncinya adalah rasa lelah terhadap kebanalan hidup yang kian lama kian menggerogoti. Kami bosan dengan rutinitas-rutinitas. Jemu dengan pemakluman-pemakluman. Acuh dengan standar-standar semu. Muak dengan retorika-retorika ilutif. Dan tera... Selengkapnya...

Spätkapitalismus Edisi 5

Daftar Isi: 1. Editorial: Kebudayaan sebagai Praxis - Fajar Martha 2. Motif - Dimas A.T. Permadi 3. Bising Burung-Burung Kartaja - Rizal Syam 4. Penggusuran Kalijodo dalam Tinjauan Studi Hukum Kritis - Fuad Ali Murtadha 5. Roni Sutikno - Revin Mangaloksa ... Selengkapnya...

Spätkapitalismus Edisi 3

Klik judul tulisan untuk membacanya di web. Editorial: Oasis - Fajar Martha 7 Komentar Mbahluli Tentang LGBT - Teuku Ramzy Farrazy Mencetak Generasi Unggul Lewat Buku - Said Agung Pangestu Senggama Kapitalis dengan Kultur Valentine - Choirul Anwa... Selengkapnya...

Spätkapitalismus Edisi 2

Klik judul tulisan untuk membacanya di web. Editorial: Godot yang tak Kunjung Tiba - Fajar Martha Mahasiswa dan Demokrasi Hari Ini - M. Iqbal Tarafannur Boyband K-Pop dan Dekonstruksi terhadap Maskulinitas - Teuku Ramzy Farrazy Krisis Identitas d... Selengkapnya...

Spätkapitalismus Edisi 1

Masih menggunakan metode klasik potong-tempel, master zine bernasib nahas karena terkena air yang membanjiri kontrakkan. Oleh sebabnya, zine tidak bisa lagi diperbanyak. Spätkapitalismus edisi ke-1 lahir spontan. Bermula dari senda gurau (diiringi dengan be... Selengkapnya...