Prolog Si Pencabut Nyawa

Saya sebenarnya ingin membuat novel remaja ringan cinta-cintaan. Menulis yang begitu kan katanya cepat terkenalnya ya? Tapi ternyata susah menulis cerita yang begitu. Mau menulis tentang kopi, dan para penikmat senja juga saya tidak bisa. Susah. Saya tidak tahu apa-apa soal kopi, senja, remaja dan cinta-cintaan. Padahal sedang digandrungi ya. Ya, sudah saya menulis novel ini berdasarkan pengalaman saya sebagai pembunuh bayaran.