Pada Suatu Misa di Kampung Sawah

Kabar teror di tiga gereja di Surabaya terus mengiang di kepala saya. Itu sangat menganggu saya. Menganggu pengalaman mengikuti misa yang sudah saya nantikan sejak lama. Saya berdoa di antara saudara saya yang beragama Katolik. Mereka berdoa dengan bersimbah sujud. Tampak sangat khusyuk dibimbing Romo di altar. Saya berdoa untuk damai dan keadilan umat di dunia. Tentu dengan tata-cara Islam. Karena saya beragama Islam. Saya mengirim Al-Fatihah, sebagaimana saya lakukan saat tahlil atau sesudah sembahyang.