Editorial: Godot yang Tak Kunjung Tiba

tulisan ini merupakan editorial sekaligus obituari dan dimuat di SPÄTKAPITALISMUS edisi kedua (Desember 2015) Alam keilmuan Indonesia berkabung. Mengibarkan bendera setengah tiang. Sialnya lagi, dua mendiang adalah mereka yang masuk dalam kategori “pinggira... Selengkapnya...

Editorial Spätkapitalismus Edisi ke-1

Cikal Bakal Kata kuncinya adalah rasa lelah terhadap kebanalan hidup yang kian lama kian menggerogoti. Kami bosan dengan rutinitas-rutinitas. Jemu dengan pemakluman-pemakluman. Acuh dengan standar-standar semu. Muak dengan retorika-retorika ilutif. Dan tera... Selengkapnya...

Spätkapitalismus Edisi 1

Masih menggunakan metode klasik potong-tempel, master zine bernasib nahas karena terkena air yang membanjiri kontrakkan. Oleh sebabnya, zine tidak bisa lagi diperbanyak. Spätkapitalismus edisi ke-1 lahir spontan. Bermula dari senda gurau (diiringi dengan be... Selengkapnya...