Pilkada Kabupaten Anjing

Tadinya ia tidak mau ambil pusing, tetapi anjing di kabupatennya merupakan bagian penting dari pariwisata. Mereka biasanya menjaga objek-objek wisata agar tidak kecurian. Kabupaten tersebut memiliki situs-situs bersejarah yang bisa dengan mudah didaki oleh mafia cagar budaya. Mereka juga memiliki museum yang kini sudah direstorasi. Belum lagi makam-makam tempat orang berziarah. Semuanya dijaga anjing warga. Saking banyaknya anjing baik di sana, kabupaten Paraban sering disebut sebagai “Kabupaten Anjing”.

Untuk yang Mau Membaca dan Mengerti

Bagi Limba, di zaman yang sekiranya sudah maju ini sudah tidak butuh yang namanya kertas ataupun sejenisnya. Sudah merusak pohon-pohon yang menaungi kita dari sengatan panas, jadi pula sampah di pinggiran ibu kota. Tapi apa dayanya Limba, dia hanya orang apes yang terjebak dalam lika-liku ibu kota, Dan lagi pula siapa yang mau mendengarkan opini seorang petugas fotokopi? Apalagi beropini sudah dilarang dari jauh-jauh hari. Bisa dipenjara, atau yang paling ekstrem dilenyapkan. Walau pemerintah masih menutup-nutupi perihal “pelenyapan” itu.