Kunci Duplikat

Hati Restu terasa pahit. Ia baru saja kehilangan kunci motor dan kini tak bisa segera menuntaskan urusan penting yang telah terlalu lama mengimpit hidup.

Biduan, Jalang dan Sebakul Janji-janji

Ibu bilang hari ini kita makan besar pesta diselasar dengan sebakul janji-janji, dengan lauk makian dan tendangan kaki. Hari ini kita meminum darah-darah pemberontak yang ingin menyelamatkan tanahnya sendiri.

Wanita Malam dan Lampu Warna-Warni

Belum genap satu bulan ia mengontrak di daerah tempat tinggalku. Setahuku, di sini ia merantau. Entah dari mana asalnya masih belum jelas. Dari tingkah lakunya selama ini, tidak ada yang aneh. Tak pernah melewati batas kesopanan. Tak terlihat wanita itu seperti yang dipikirkan orang-orang, bahkan diriku. Aku mencoba menampik segala pikiran buruk tentang wanita itu. Entah dengan menanyainya langsung atau mungkin saja dengan membuntutinya. Namun, ternyata tidak semudah itu. Tindak-tanduknya malah makin membuatku curiga dan penasaran.

Rajin Membatu

Aku mencari batu di gunung-gunung, di kali-kali besar, di tempat-tempat yang tak tersentuh oleh kesadaran manusia modern, bahkan di bawah-bawah gedung bertingkat, yang berdiri tegak lurus dengan langit.