Duka dalam Cinta adalah Niscaya

Di atas motor yang berjalan lambat, kubayangkan segelas teh hangat buatan Norma, anak gadis Om Mustofa yang cantik jelita. Dulu, sepulang melakukan pendataan batas hutan damar, aku selalu disuguhkan segelas teh hangat dan sepiring pisang goreng oleh Norma.

Proklamasi itu Berat, Dilan. Kamu Tak Akan Kuat

Selain perbedaan di atas, kisah ini tak ada bedanya dengan kisah percintaan anak SMA pada umumnya yang diangkat dalam film: murahan dan menjijikan. Generasi muda, lagi-lagi menjadi sasaran komoditas lewat sastra dan film. Lewat hal ini, kaum muda diajak dalam labirin percintaan yang menggelora, seolah-olah dunia ini hanya berisi tentang kisah asmara antara dua pasangan anak manusia.

Ibu Mantan Pacarku

Aku bersyukur jika Puspa mantan pacarku itu mau datang. Asmara kami telah berakhir lebih dari lima tahun yang lalu. Kedatangannya akan memupus rasa bersalah yang selama ini mengendap di jiwaku. Namun mengapa justru ibunya yang datang ke sini? Ini bukan undangan pesta ulang tahun atau kenduri keluarga. Apa maksud dan motifnya?

Percakapan Bekas Kekasih di Ambang Petang

Petang merembang, bersiap menjadi malam. Dari spion mobil, bayangan hotel telah tertelan gedung-gedung, juga pohon-pohon dan baliho usang berkarat. O, betapa petang hanyalah isyarat dan persinggahan, dan betapa rentan ia mengakrabi perpisahan.