Tuhan Baru buat Heru

Matahari baru sedikit saja menggelinding ke barat ketika kudapati Heru pulang dengan mata berinai kemarin petang. Paling-paling habis berkelahi atau jatuh ketika bermain bola, pikirku. Anak lelaki tak apalah jika sesekali kalah berkelahi.

Realisme Sosialis di Indonesia: Pergulatan Pemikiran Seniman dan Sastrawan dalam Situasi Sosial Politik 1950-1965 (II)

Masalah kebudayaan nyatanya tidak terlepas dari kondisi sosial-politik. Di periode demokrasi liberal (1950-1957) di mana kebebasan politik dan berideologi diakui dan dijaga sebagai hak individu bagi warga negara, realisme sosialis mulai berkembang sebagai teori kesenian lewat berbagai macam kontak kebudayaan dengan negara-negara sosialis.