Bersama Laika di Luar Angkasa

Sejumlah kawan menyebutnya sudah gila. Tapi ia tidak peduli. Setelah ibunya pergi, hanya mimpi dan khayalan yang terasa nyata baginya. Sesungguhnya, ia berencana untuk terus melanjutkan hidup yang dipenuhi mimpi dan khayalan tersebut. Namun sebuah kejadian mengubah niatnya itu.

Terima Kasih, dan Selamat Jalan

Beberapa di antaranya memainkan peranan penting, sedangkan yang lainnya hanya menjadi penonton. Setiap orang ada karena sebuah alasan, untuk memberikan pelajaran tentang hidup, membuat kita sadar akan arti diri kita dan mempersiapkan segala kemungkinan terburuk. Satu waktu peran mereka habis, mereka pergi.

Korea Utara, Narasi Media, dan Industri Militer Amerika Serikat

Stabilitas politik dan ekonomi menguntungkan negara-negara seperti Cina yang sudah menjadi raksasa, Rusia, Brazil, India dan tentu saja Indonesia. Karena negara-negara tersebut sudah siap untuk perdagangan besar di sektor pangan, konstruksi, hingga teknologi. Namun, AS dan Eropa sedang mengalami persoalan ekonomi yang serius sejak tahun 2008. Bias eropasentris membuat mereka tidak rela berada sejajar dengan negara-negara maju "baru" tersebut.

Proklamasi itu Berat, Dilan. Kamu Tak Akan Kuat

Selain perbedaan di atas, kisah ini tak ada bedanya dengan kisah percintaan anak SMA pada umumnya yang diangkat dalam film: murahan dan menjijikan. Generasi muda, lagi-lagi menjadi sasaran komoditas lewat sastra dan film. Lewat hal ini, kaum muda diajak dalam labirin percintaan yang menggelora, seolah-olah dunia ini hanya berisi tentang kisah asmara antara dua pasangan anak manusia.

Kunci Duplikat

Hati Restu terasa pahit. Ia baru saja kehilangan kunci motor dan kini tak bisa segera menuntaskan urusan penting yang telah terlalu lama mengimpit hidup.