Malam Berkabut

Pada malam hari, Desa Rimba diguyur oleh hujan lebat. Di dalam salah satu rumah warga tersebut, tampak Arif sedang sibuk melihat ponselnya. Ia mencari kontak Rendi. Beberapa saat setelah menemukannya, ia meneka... Selengkapnya...

Mie Ayam Pak Kumis

“Karena semenjak adanya uang, kerakusan manusia semakin hari semakin bertambah, Nak. Tak pernah mengenal ada kata cukup. Bila perlu, nyawa manusia akan ditukarnya," jawab sang ayah. "Ah, sudahlah, tak perlu kau pikirkan lagi. Yang jelas hari ini kita harus bekerja keras agar mendapatkan uang yang cukup untuk bisa membeli mie ayam yang diidamkan ibu," tambahnya.

Bisik-Bisik Pengantar Musakat

Pada Jumat malam, aku bertekad untuk melakukan ritual yang disarankan oleh si dukun. Kuambil kucing itu dari kandang dan segera kutaruh di atas ranjangku. Tanpa pikir panjang lagi, kubuka celanaku. Kulihat jam di dinding kamar menunjukan pukul 00.06. Persetan dengan semua ini, bila hanya ini satu-satunya syarat untuk bisa sembuh, maka akan kulakukan!